Previously I promised to write bout my new home.
So, this is it.
Tampak depan di pagi hari, masih adem, karena menghadap barat.
Ruang tamu sekaligus ruang tengah.
Hahhaaay... miring die. Poto diambil malem2,
Next, posisi dimana seharusnya ada seperangkat meja makan
tapi belum kebeli :( Malah jadi tempat taro mainan Nay yang seabrek berantakannya.
Plus tembok yang seharusnya nanti dipasang cermin aksesoris malah sudah berhiaskan
tanda tangan (baca : coretan) Nay dimana2.
Lanjut ke teras & void samping, seupil banget tapi cukup ampuh bikin seluruh ruang bawah
terang benderang di pagi sampe sore hari tanpa lampu.
Um... kualitas kamera hp kurang canggih, jadi tampilan poto agak gelap.
Sejatinya n awalnya di teras samping ini banyak ditanem taneman segala rupa.
Tapi karena ga semua sisi kena matahari, tanaman tepat di sisi batu alam perlahan2
mati dengan sukses.
Rumput yang tadinya berupa rumput gajah mini pun jadi gajah beneran.
Small kitchen.
Cukup lah buat area masak ber-3an.
Toh aktualnya emang jarang masak. Ibu mertua gw sih yang paling sering masak disini.

Master bedroom. Tapi baru ada ranjang n lemari aja.
Seharusnya di sisi jendela itu ada nakas, yang entah kapan jadi belinya.
Lemari pakaian dengan suksesnya bisa pas masuk di cerukan walking closet (super minimalis).
# hidden di sisi kiri ranjang
Padahal awalnya cerukan itu mo dibuat ruang baca saat renov dulu.
Entah detail alasannya apa (yang mandorin sih suami) jadilah berubah peruntukannya.
View dari kamar di siang hari. DI luar kliatan terang benderang.
Tapi dengan one-way kaca film, terlihat dari luar hanya cermin.
Memang kalo malem kebalikannya, dr dalam kliatan bercermin kalo keluar,
sedangkan dari luar terlihat jelas.
Jadi ya cukup tarik aja vertical blindnya. Sreeeeettt... Finish.
Di luar ruangan2 diatas, tersisa kamar bawah n kamar mandi atas & bawah.
Ga kepoto, jadi ga perlu ada review.
Oh, ada satu aksesoris sticker yang gw suka setelah tertempel di tembok.
Check it out.
Seharusnya sih lebih bagus klo ukuran stickernya lebih tinggi dari ini karena tinggi dinding di tangga
mencapai plafond atas. Eniwei, ini juga udah cukup menghias dinding kosong melompong di tangga.
Pasang stickernya gampang and hasilnya lbh cantik dari yang gw kira sebelumnya.
Jadi, kepengen cari lagi buat posisi dinding ruang tamu or ruang tengah #ketagihan.
Anyway, rumah ini masih bisa dibilang kosong alias sepi furniture,
Karena gw n suami kepikir lbh baik selesain renov bangunan daripada isi furnitur
yang mungkin ga urgent & emergency.
Lagipula harga material bangunan akan selalu naik.
#emang harga furnitur ga? huehehehe....
Yep, segitu dulu review rumah kali ini.
Next, setelah ada inspirasi baru, dishare lagi.
Ciao.
So, this is it.
Tampak depan di pagi hari, masih adem, karena menghadap barat.
Ruang tamu sekaligus ruang tengah.
Hahhaaay... miring die. Poto diambil malem2,
Next, posisi dimana seharusnya ada seperangkat meja makan
tapi belum kebeli :( Malah jadi tempat taro mainan Nay yang seabrek berantakannya.
Plus tembok yang seharusnya nanti dipasang cermin aksesoris malah sudah berhiaskan
tanda tangan (baca : coretan) Nay dimana2.
Lanjut ke teras & void samping, seupil banget tapi cukup ampuh bikin seluruh ruang bawah
terang benderang di pagi sampe sore hari tanpa lampu.
Um... kualitas kamera hp kurang canggih, jadi tampilan poto agak gelap.
Sejatinya n awalnya di teras samping ini banyak ditanem taneman segala rupa.
Tapi karena ga semua sisi kena matahari, tanaman tepat di sisi batu alam perlahan2
mati dengan sukses.
Rumput yang tadinya berupa rumput gajah mini pun jadi gajah beneran.
Small kitchen.
Cukup lah buat area masak ber-3an.
Toh aktualnya emang jarang masak. Ibu mertua gw sih yang paling sering masak disini.

Master bedroom. Tapi baru ada ranjang n lemari aja.
Seharusnya di sisi jendela itu ada nakas, yang entah kapan jadi belinya.
Lemari pakaian dengan suksesnya bisa pas masuk di cerukan walking closet (super minimalis).
# hidden di sisi kiri ranjang
Padahal awalnya cerukan itu mo dibuat ruang baca saat renov dulu.
Entah detail alasannya apa (yang mandorin sih suami) jadilah berubah peruntukannya.
View dari kamar di siang hari. DI luar kliatan terang benderang.
Tapi dengan one-way kaca film, terlihat dari luar hanya cermin.
Memang kalo malem kebalikannya, dr dalam kliatan bercermin kalo keluar,
sedangkan dari luar terlihat jelas.
Jadi ya cukup tarik aja vertical blindnya. Sreeeeettt... Finish.
Di luar ruangan2 diatas, tersisa kamar bawah n kamar mandi atas & bawah.
Ga kepoto, jadi ga perlu ada review.
Oh, ada satu aksesoris sticker yang gw suka setelah tertempel di tembok.
Check it out.
Seharusnya sih lebih bagus klo ukuran stickernya lebih tinggi dari ini karena tinggi dinding di tangga
mencapai plafond atas. Eniwei, ini juga udah cukup menghias dinding kosong melompong di tangga.
Pasang stickernya gampang and hasilnya lbh cantik dari yang gw kira sebelumnya.
Jadi, kepengen cari lagi buat posisi dinding ruang tamu or ruang tengah #ketagihan.
Anyway, rumah ini masih bisa dibilang kosong alias sepi furniture,
Karena gw n suami kepikir lbh baik selesain renov bangunan daripada isi furnitur
yang mungkin ga urgent & emergency.
Lagipula harga material bangunan akan selalu naik.
#emang harga furnitur ga? huehehehe....
Yep, segitu dulu review rumah kali ini.
Next, setelah ada inspirasi baru, dishare lagi.
Ciao.










